Selamat Datang di Jendela Den Ngabei. Download artikel yang kamu mau pada halaman Unduh Artikel <> Blog ini berisikan tentang kelistrikan mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi, pemanfaatan energi listrik, hingga pengalaman praktis <> Semoga bermanfaat dan mari berbagi..
Tampilkan postingan dengan label Alat Ukur Listrik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alat Ukur Listrik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Oktober 2012

Luxmeter

   Alat ukur cahaya (lux meter) adalah alat yang digunakan untuk mengukur besarnya intensitas cahaya di suatu tempat. Besarnya intensitas cahaya ini perlu untuk diketahui karena pada dasarnya manusia juga memerlukan penerangan yang cukup. Untuk mengetahui besarnya intensitas cahaya ini maka diperlukan sebuah sensor yang cukup peka dan linier terhadap cahaya. Sehingga cahaya yang diterima oleh sensor dapat diukur dan ditampilkan pada sebuah tampilan digital.

Meter Tahanan Kontak (Mikroohmmeter)

   Biasa disebut dengan Micro Ohm meter dan digunakan untuk mengukur tahanan antara terminal masuk dan terminal keluar pada alat hubung utama kubikel. Nilai yang dihasilkan adalah dalam besaran micro atau sepersatu juta ohm.
    Dua terminal alat ukur yang dihubungkan ke terminal masuk dan keluar akan mengalirkan arus searah dengan nilai minimal 200 Amper. Sebenarnya yang terukur pada alat ukurnya adalah jatuh tegangan antara 2 (dua) terminal yang terhubung dengan alat ukur, tetapi kemudian nilainya dikalibrasikan menjadi satuan micro ohm.

Meter Tahanan Pentanahan (Earth Tester)

     Biasa disebut dengan Meger Tanah atau Earth Tester, digunakan untuk mengukur tahanan pentanahan kerangka kubikel dan pentanahan kabel. Terminal alat ukur terdiri dari 3 (tiga) buah, 1 (satu) dihubungkan dengan elektroda yang akan diukur nilai tahanan pentanahannya dan 2(dua) dihubungkan dengan elektroda bantu yang merupakan bagian dari alat ukurnya. Ketelitian hasil tergantung dari cukupnya energi yang ada pada baterai.

Megaohmmeter (Megger)

    Megaohmmeter (Megger) merupakan suatu meter tahanan isolasi. Alat ukur ini dapat mengukur tahanan isolasi instalasi tegangan menengah maupun tegangan rendah. Untuk instalasi tegangan menengah ,digunakan Meger dengan batas ukur mega sampai gigaohm dan tegangan alat ukur antara 5.000 volt sampai dengan 10.000 volt arus searah.

Kamis, 18 Oktober 2012

Tachometer

  Tachometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan putaran pada poros engkel / piringan motor atau mesin lainnya. Ada 3 function yang bisa dipilih pada switch tachometer, yaitu rpm (resolution per minute) untuk menghitung jarak yang ditempuh.
  Prinsip kerja alat ini adalah dari inputan data berupa putaran diubah oleh sensor sebagai suatu nilai frekuensi kemudian frekuensi tersebut dimasukkan ke dalam rangkaian frekuensi to voltage converter (f to V) keluarannya berupa tegangan, digunakan untuk menggerakkan jarum pada tachnometer analog atau dimasukkan (analog to digital converter) ADC pada tachometer digital untuk diubah menjadi data digital dan ditampilkan pada display.

Jumat, 05 Oktober 2012

Simbol-Simbol Alat Ukur


Pada setiap alat ukur listrik yang kita gunakan, pastilah terdapat beberapa simbol yang melekat pada alat ukur tersebut. Dengan adanya simbol pada suatu alat ukur, maka kita sebagai pengguna dapat mengetahui karakteristik dari alat ukur tersebut sehingga kita dapat menggunakannya dengan baik dan benar. Untuk lebih memperjelas hal tersebut, berikut adalah penjelasan mengenai beberapa simbol yang terdapat pada suatu alat ukur.

Osiloskop (Oscilloscope)

Osiloskop (Oscilloscope) merupakan sebuah alat pengukur besaran listrik yang mana nilai yang diukur adalah berupa nilai maksimal dan hasil pengukurannya ditampilkan pada suatu layar/ display. Besaran yang dapat diukur oleh osiloskop meliputi : arus, tegangan, waktu dan frekuensi, beda fasa, dsb.

Kamis, 12 Januari 2012

Pengukuran Listrik

 Dalam suatu sistem kelistrikan, pengukuran merupakan kegiatan yang penting. Pengukuran ini dilakukan untuk mengetahui besaran-besaran listrik seperti tegangan, arus, hambatan, faktor daya, daya, dll. Dari hasil pengukuran ini, orang yang mengukur dapat menganalisis keadaan, keandalan, kerusakan, dan kerugian yang terdapat pada sistem kelistrikan.

Sabtu, 08 Oktober 2011

Pembacaan Alat-Alat Ukur

    Alat ukur listrik adalah suatu peralatan yang digunakan untuk mengukur besaran-besaran listrik. Besaran listrik yang dimaksud adalah seperti arus, tegangan, daya aktif, daya reaktif, daya semu, cos phi, dll. Berdasarkan prinsip kerjanya, alat ukur listrik dapat digolongkan menjadi 3 jenis, yaitu :
1. Alat Ukur Penunjuk (indicating instrument)
2. Alat Ukur Pencatat (recording instrument)
3. Alat Ukur Penjumlah (integrating instrument)