Selamat Datang di Jendela Den Ngabei. Download artikel yang kamu mau pada halaman Unduh Artikel <> Blog ini berisikan tentang kelistrikan mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi, pemanfaatan energi listrik, hingga pengalaman praktis <> Semoga bermanfaat dan mari berbagi..

Sabtu, 05 Januari 2013

Undervoltage dan Overvoltage

Relay
Untuk meningkatkan kualitas daya listrik, perlu dilakukan pengurangan berbagai permasalahan yang menyebabkan buruknya kualitas daya listrik. Beberapa dari permasalahan tersebut adalah undervoltage dan overvoltage.
Undervoltage dan Overvoltage termasuk ke dalam long duration variation, dimana waktu kejadiannya adalah lama. Undervoltage adalah turunnya amplitudo tegangan rms dalam waktu yang cukup lama (lebih dari 1 menit). Overvoltage adalah naiknya amplitudo tegangan rms dalam waktu yang cukup lama (lebih dari 1 menit).

Swell

Untuk meningkatkan kualitas daya listrik, perlu dilakukan pengurangan permasalahan yang menyebabkan kualitas daya listrik memburuk. Salah satu permasalahan tersebut adalah swell. Swell merupakan kebalikan dari tegangan dip (sag) dan termasuk dalam short duration variationSwell adalah naiknya amplitudo tegangan rms dengan durasi waktu kurang dari 1 menit.

Transient

Lightning (Petir)
Untuk meningkatkan kualitas daya listrik pada sistem tenaga, maka perusahaan listrik negara perlu mengurangi berbagai permasalahan yang membuat kualitas daya listrik buruk. Salah satu permasalahan yang ada adalah transient.
Transient adalah fenomena naiknya peak tegangan hingga ribuan volt dan terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Secara garis besar, transient dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :

Tegangan Dip (Sag)

Tegangan Dip atau sag merupakan satu dari banyak faktor yang menyebabkan buruknya kualitas daya listrik. Tegangan dip adalah turunnya amplitudo tegangan rms (root mean square) dengan durasi waktu kurang dari 1 menit. Sag termasuk dalam short duration variation.
Berdasarkan durasi waktu terjadinya, tegangan dip (sag) dapat dibagi menjadi 3 golongan, yaitu

Permasalahan Kualitas Daya

Static VAR Compensator (SVC)
Akhir-akhir ini, selain dituntut untuk memenuhi kebutuhan energi listrik yang semakin meningkat, perusahaan penyedia energi listrik juga dituntut untuk meningkatkan kualitas daya listrik yang ada. Peningkatan kualitas daya listrik ini dapat dilakukan dengan mengurangi dan menghilangkan berbagai permasalahan kualitas daya listrik tersebut.

Senin, 03 Desember 2012

DC Chopper Tipe Boost (Boost Converter)

DC Chopper Tipe Boost
DC Chopper Tipe Boost merupakan salah satu jenis dari DC Chopper. Rangkaian elektronika daya ini dapat mengubah tegangan DC pada nilai tertentu menjadi tegangan DC yang lebih tinggi. Untuk mendapatkan tegangan yang lebih tinggi daripada masukannya, DC Chopper Tipe Boost menggunakan komponen switching untuk mengatur duty cycle-nya. Komponen switching tersebut dapat berupa thyristor, MOSFET (Metal Oxide Semiconductor Field Effect Transistor), IGBT, dll.

Minggu, 25 November 2012

DC Chopper Tipe Buck (Buck Converter)

DC Chopper Tipe Buck merupakan salah satu jenis dari DC Chopper. Rangkaian elektronika daya ini dapat mengubah tegangan DC pada nilai tertentu menjadi tegangan DC yang lebih rendah. Untuk mendapatkan tegangan yang lebih rendah daripada masukannya, DC Chopper Tipe Buck menggunakan komponen switching untuk mengatur duty cyclenya. Komponen switching tersebut dapat berupa thyristor, MOSFET (Metal Oxide Semiconductor Field Effect Transistor), IGBT, dll.

DC Chopper (Konverter DC-DC)

  Tegangan searah (DC) pada sistem tenaga listrik saat ini sangat dibutuhkan. Hal ini dapat kita ditemui pada berbagai macam peralatan rumah tangga disekitar kita. Salah satu aplikasi yang berhubungan dengan tegangan searah (DC) tersebut adalah konverter DC-DC.

  Konverter DC-DC merupakan salah satu jenis rangkaian elektronika daya yang berfungsi untuk mengkonversi tegangan masukan searah konstan menjadi tegangan keluaran searah yang dapat divariasikan berdasarkan perubahan duty cycle rangkaian kontrolnya. Sumber tegangan dc dari konverter DC-DC dapat diperoleh dari baterai, atau dengan menyearahkan sumber tegangan ac yang kemudian dihaluskan dengan filter kapasitor untuk mengurangi riak (ripple).

Kamis, 22 November 2012

Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB)

Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan
  Semakin bertambahnya pertumbuhan akan kebutuhan listrik di dunia, memicu perusahaan listrik suatu negara untuk selalu menjaga kestabilan dan keandalan dari sistem tenaga listrik. Masalah terbesar yang dapat mempengaruhi kestabilan dan keandalan dari sistem tenaga listrik adalah adanya gangguan. Gangguan yang terjadi pada sistem tenaga listrik dapat disebabkan oleh 2 faktor, yaitu faktor internal (ex: hubung singkat dalam generator) dan faktor eksternal (ex: cuaca, petir).

Selasa, 20 November 2012

Flexible AC Transmission System (FACTS)


Flexible AC Transmission System
 Pengoperasian sistem jaringan transmisi daya listrik kini telah memasuki era baru. Dalam tahapan baru ini, transmisi daya listrik tidak hanya akan menjadi lebih terjamin dan lebih terkendali dalam pengaturannya, tetapi juga akan menjadi jauh lebih efisien dalam pemanfaatannya. Peningkatan pesat ke arah pemanfaatan sistem jaringan transmisi listrik secara optimal ini dimungkinkan dengan keberadaan dan semakin dewasanya aplikasi teknologi dibidang elektronika daya pada khususnya dan teknologi semikonduktor pada umumnya.