Selamat Datang di Jendela Den Ngabei. Download artikel dengan memberi komentar pada Ngabei Comment Box... pada halaman Unduh Artikel. 1 KLIK DOWNLOAD = Rp 1,-, uang yang sudah terkumpul akan disumbangkan untuk biaya buku siswa SD di tempat KKN saya, desa Ngargosari. Indonesia Jaya..!!. Blog ini berisikan tentang sistem tenaga listrik mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi, pemanfaatan energi listrik, hingga pengalaman praktis. Semoga bermanfaat..

Minggu, 15 Januari 2012

Pembangkit Energi Listrik

Pembangkit Energi Listrik
Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat pula dimusnahkan. Hukum kekekalan energi inilah yang mendasari bagaimana listrik itu dapat kita peroleh. Untuk menghasilkan energi listrik, kita harus mengubah energi lain, seperti kecepatan jatuh air terjun (energi potensial), cahaya matahari (energi surya), kecepatan angin (energi kinetik), proses fusi dan fisi atom uranium (energi nuklir), dan lain sebagainya menjadi energi listrik. Unit atau tempat yang digunakan untuk mengubah energi non-listrik menjadi energi listrik disebut dengan Pembangkit Energi Listrik. Sedangkan alat yang digunakan untuk mengubah energi non-listrik menjadi energi listrik, sebagian besar menggunakan generator (nama lain: alternator) yang dibantu dengan turbin yang seporos dengan rotor generator (dikopel). Mula-mula energi non-listrik memutar turbin, turbin yang berputar akan memutar pula rotor generator. Dengan berputarnya rotor, maka stator generator akan menghasilkan energi listrik. Energi listrik inilah yang selanjutnya digunakan kita sehari-hari. Generator yang biasa digunakan oleh pembangkit listrik adalah Generator Sinkron.

Secara garis besar, pembangkit listrik digolongkan menjadi 2 golongan, yaitu :
Pembangkit Listrik Termis
Pembangkit listrik termis adalah pembangkit listrik yang mengubah energi panas menjadi energi listrik. Panas yang digunakan dapat dihasilkan dari minyak, uap air, gas, panas bumi, dll. Misalnya saja pada PLTU, air yang ditampung pada boiler dididihkan terlebih dahulu menggunakan batubara sehingga menghasilkan uap air. Selanjutnya uap air ini dikumpulkan di drum penampung uap. Bila uap air telah memiliki tekanan, temperatur, dan kelembaban yang sesuai, maka uap tersebut akan dialirkan menuju turbin yang dikopel dengan generator sehingga generator menghasilkan listrik. Pembangkit listrik yang termasuk pembangkit listrik termis adalah
PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi)
PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir)
PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap)
PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas)
PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel)
PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap)

Pembangkit Listrik Non Termis
Pembangkit listrik non-termis adalah pembangkit listrik yang tidak menggunakan panas sebagai penggerak mula. Pembangkit listrik yang termasuk dalam pembangkit listrik non-termis adalah
PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/ Angin)
PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya)
PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)
PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro)

Tidak ada komentar:

Ngabei Comment Box...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...